Halaman 1 Dari 1 Halaman1
ray rizaldy, 01 Jan 2009

Sampah berserakan di pinggir pantai sekitar Ancol. Sampah ini merupakan buangan pengunjung-pengunjung yang memadati pantai sejak Rabu sore lalu. Mereka beramai-ramai merayakan datangnya tahun baru 2009.
***
Habis dijejali ribuan pengunjung, Panggung Karnaval berubah jadi lautan sampah. Malamnya pengunjung merayakan pesta pergantian tahun sambil dihibur oleh beberapa artis. Pesta juga dihadiri oleh Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo, yang [...]

ray rizaldy, 28 Nov 2008

Canon Digital mengalung di lehernya
Di balik pengintip kamera
Mata jernihnya menunggu sasaran
Jemari lentiknya digerakkan
Memutar cincin fokus di ujung lensa
Sesekali jemarinya dipindah
Mengubah putaran lensa pembesaran
Ah, Awan datang membawa gangguan
Paras cantiknya menengadah
Menunggu langit kembali cerah
Kembali mata indahnya bersembunyi
Senyum nakalnya mengembang
Sasarannya muncul bergerak cepat
Telunjuknya beraksi sigap
“Ckiiit” Canon pembidiknya mengatup
“Yey, dapet”
   Tagged: canon, fotografi, puisi   

ray rizaldy, 16 Nov 2008

Pemilu 2009 sudah cukup dekat rupanya. Tak heran beberapa kali saya mengobrol dengan teman-teman, arah obrolannya sering kali menjadi obrolan tentang politik. Saya sebenarnya malas mengobrol tentang hal ini. Tidak terlalu menyehatkan menurut saya, mengobrol politik itu. Lagi pula saya tak mengerti banyak hal tentang politik. Mungkin kalau mengobrol gosip tentang Wulan Guritno yang gagal [...]

ray rizaldy, 13 Nov 2008

Sesuai kurikulum yang berlaku, semester ini saya mengambil mata kuliah Tugas Akhir I, TA. Kata dosen-dosen di TA inilah ujian bagi mahasiswa sesungguhnya. Sebagus apapun nilai yang diraih selama tahun-tahun sebelumnya, tak akan lulus seorang mahasiswa jika tidak selesai TAnya. Tapi Biarlah. Berhubung masih cinta dengan kampus ini, saya jadi tidak ingin cepat-cepat keluar darinya. [...]

ray rizaldy, 06 Nov 2008

Memulai tulisan dengan keluhan bukanlah cara yang baik sebenarnya. Tapi akhhh, lagi-lagi saya harus mengakui saya tidak cukup pintar dalam dunia program-memrogram. Teman-teman satu proyek sudah mulai kesal karena saya tak kunjung menyelesaikan modul pertama saya, sementara mereka sendiri sudah sampai ke modul keempat.
Demi “mengejar kemapanan” saya tidak mau menyerah. Saya harus menyelesaikannya malam ini. [...]

Halaman 1 Dari 1 Halaman1